jump to navigation

Perahu Kertas September 20, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags:
add a comment

hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput
nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini
ada yang masih ingin kupandang, yang selama ini senantiasa luput
sesaat adalah abadi sebelum kausapu tamanmu setiap pagi

_Sapardi Djoko Damono,Perahu Kertas,1982_

Jangan Ceritakan September 20, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags:
add a comment
bibir-bibir bunga yang pecah pecah. Mengunyah matahari. Jangan ceritakan padaku tentang dingin. Yang melengking malam-malam – lalu mengembun.
♥ _Sapardi Djoko Damono, Jangan Ceritakan, 1971_ ♥

Kisah September 2, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags: ,
add a comment

Kau pergi, sehabis menutup pintu pagar sambil sekilas menoleh namamu sendiri yang tercetak di plat alumunium itu…

Hari itu musim hujan yang panjang dan sejak itu mereka tak pernah melihatmu lagi…

Sehabis penghujan reda, plat nama itu ditumbuhi lumut sehingga tak bisa terbaca lagi…

Hari ini seorang yang mirip denganmu nampak berhenti di depan pintu pagar rumahmu, seperti mencari sesuatu…

la bersihkan lumut dari plat itu, Ialu dibacanya namamu nyaring-nyaring.

Kemudian ia berkisah padaku tentang pengembaraanmu..

~*Sapardi Djoko Damono*~

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.