jump to navigation

aku tak memasang foto di facebook, bukan berarti aku sok cantik. August 5, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags:
trackback

Bismillah..

Assalamu’alaykum warahamatullah wabarakatuh..

Dunia maya, sekarang ini hampir 75% masyarakat kita telah terlibat di dalamnya. Ada yang menggunbakannya sebagai sarana bisnis, atau sebagai sarana GJ2an saja. Tak terkecuali saya, yang memang saya akui sampai saat ini belum bisa pisah dari dunia maya dan jejaring sosial. Pasalnya, saat ini situs dunia maya, kadang-kadang disalah gunakan. Mengapa saya katakan demikian? karena, di dunia maya inilah kita dapat berbuat dosa yang tidak diketahui siapapun. Dan bukan berarti saya tidak terlepas daripadanya. naudzubillah.

Ketahuilah bahwa manusia diciptakan lemah: “Dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah.” (An-Nisa`: 28). Oleh karena itu kita sebagai ummat muslim, yang paham dan mengerti hendaknya menjaga diri kita dari pergaulan di dunia maya. Tulisan ini saya buat semata-mata sebagai sarana pengingat bagi diri saya sendiri dan teman-teman, khususnya akhwatfillah.

Menyoal bahayanya pergaulan di dunia maya, sekarang ini telah banyak kasus pelecehan dan penipuan terhadap wanita yang bermula dari pergaulan “tidak jelas” di situs jejaring sosial. Salah satunya terjadi pada seorang teman saya, beberapa hari yang lalu dia mengeluh dan menangis karena di facebook, ada orang tak bertanggung jawab yang membuat akun palsu atas nama dirinya, lengkap dengan foto teman saya itu di akun facebook palsunya. Dan akun palsu itu disalah gunakan, yakni digunakan untuk berhubungan dengan teman-teman lesbiannya. Naudzubillah. Maklumlah, memang teman saya ini cantik, dan dia sering memasang foto close upnya di facebook. Semoga masalah teman saya ini segera selesai. Aamiin.

Oleh karena itu, marilah yaa ukhtii.. kita menangkal dan mengantisispasi hal tersebut agar tidak terjadi kepada kita. Mulai dari tidak memasang foto kita, baik close up maupun tidak. Karena sesungguhnya engkau begitu cantik dan begitu indah. Mata lelaki mana yang menolak melihat paras cantikmu, yang dengan sengaja engkau umbar sendiri di profil facebookmu?

ya ukhtii.. engkau tak pernah tahu apa yang orang-orang lakukan di belakangmu, apa yang dia pikirkan tentangmu. Bisa jadi, foto-fotomu mereka ambil untuk di jadikan koleksi foto cewek-cewek cantik yang tertata rapi di dalam kamar lelaki hidung belang. Bisa jadi foto mu diambil dan di salah gunakan menjadi foto yang tak layak. Wahai ukhti, sudahkah engkau memikirkan ini sebelum engkau memutuskan untuk memasang fotomu di facebook??

yaa ukhti.. sungguh aku menulis ini sebagai peringatan untukku dan untukmu. Bukan berarti tak ada foto-fotoku yang berkeliaran di dunia maya karena kesalahanku. Dan sungguh aku tak ingin hal ini terjadi padamu. Karena sesungguhnya, hati itu lemah. Dia sering tak menentu dan berbolak-balik arah.

“Sesungguhnya hati semua manusia itu berada di antara dua jari dari sekian jari Allah Yang Maha Pemurah. Allah Subhanahhu wa Ta’ala akan memalingkan hati manusia menurut kehendak-Nya.” Setelah itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa; “Allahumma mushorrifal quluub shorrif  quluubanaa ‘ala tho’atik” [Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu!] (HR. Muslim no. 2654). An Nawawi membawakan hadits ini dalam bab, “Allah membolak-balikkan hati sekehendak-Nya.”

jangan sampai foto-foto cantikmu terdapat dalam album koleksi para lelaki hidung belang, jangan sampai paras cantikmu di foto profilmu, menyebabkan penyakit hati bagi para lelaki, biarlah paras cantikmu engkau saja yang tahu, simpanlah baik-baik, janganlah engkau mengumbarnya di situs-situs jejaring sosial lagi.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14).

“Ditetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, akan diperoleh hal itu, tidak bisa tidak. Kedua mata itu berzina dan zinanya dengan memandang (yang haram). Kedua telinga itu berzina dan zinanya dengan mendengarkan (yang haram). Lisan itu berzina dan zinanya dengan berbicara (yang diharamkan). Tangan itu berzina dan zinanya dengan memegang. Kaki itu berzina dan zinanya dengan melangkah (kepada apa yang diharamkan). Sementara hati itu berkeinginan dan berangan-angan, sedangkan kemaluanlah yang membenarkan semua itu atau mendustakannya.” (HR.Muslim)

mari kita saling mengingatkan dalam kebaikkan. Sungguh aku tak ingin merugi, begitu pula yang aku ingini padamu. Barakallahufiiki🙂

wassalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: