jump to navigation

Lebaran.. August 31, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags:
add a comment

Assalamu’alaykum ^^

Taqobbalallahu minna wa minkum.

selamat Hari Raya Idul Fithri 1432 H.

Alhamdulillah, saya, antum sekalian dan kita semua beserta keluarga-keluarga kita, masih dapat menikmati semarak bulan Syawal ini. InsyaaALLAH 🙂

Setelah 1 bulan lamanya kita berlomba-lomba melakukan amalan-amalan sholeh, tiba juga hari kemenangan ini.

Subhanallah, walhamdulillah..

semoga dapat dipertemukan dengan Bulan Ramadhan dan Hari kemenangan ini tahun depan dalam keadaan sehat ^^. Aamiin.

wassalamu’alaykum.

-nindya+sekeluarga

menahan diri untuk berprasangka buruk. August 7, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags:
add a comment

assalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh.

selamat berpuasa bagi semua saudara-saudaraku ummat muslim yang dirahmati ALLAH.

puasa adalah ibadah yang hanya antara kita dan ALLAH saja yang tahu, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah berfirman: Semua amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila suatu hari salah seorang dari kalian sedang berpuasa maka janganlah dia mengucapkan kata-kata kotor ataupun berteriak-teriak. Apabila ada orang yang mencaci-maki dirinya atau memeranginya maka ucapkanlah; Aku sedang puasa. Demi tuhan yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya sungguh bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada bau kasturi. Seorang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan; ketika berbuka puasa maka dia merasa senang, dan ketika berjumpa dengan Rabbnya maka dia pun merasa senang dengan puasanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

dalam puasa ini banyak hal yang harus kita lakukan, dibandingkan hari-hari biasanya. mulai dilarang makan, dilarang minum, menahan syahwat, menjauhkan diri dari yang haram dan menahan diri dari perbuatan-perbuatan terlarang lainnya. Salaha satu perbuatan yang paling sulit untuk dihindari oleh manusia adalah prasangka. Karena, manusia tidak mungkin tidak berfikir, dan apa yang ada di fikiran seolah-olah tidak dapat di kontrol, termasuk memikirkan tentang orang lain. Pikiran tentang orang lain inilah yang disebut prasangka, dan prasangka itu ada yang baik (husnudzon) dan prasangka buruk (su’udzon).

Sungguh manusia tidak dapat lepas dari hal ini, termasuk juga saya yang merupakan manusia biasa yang sangat amat jauh dari kata sempurna. Tak jarang terbersit prasangka-prasangka buruk terhadap saudara saya, tak jarang pula, prasangka yang sudah tak sanggup lagi dibendung ini, pada akhirnya diceritakan pada orang lain, dan pada akhirnya timbulah kelakuan yang sangat buruk yakni menggunjing. Naudzubillah..

semoga tulisan ini dapat menjadi sarana pengingat bagi diri saya sendiri dan saudara-saudara saya yang saya cintai Aamiin.

Bismillah..

Konon katanya, ngerumpi merupakan tradisi kaum wanita. Meski bukan jaminan kaum laki-laki selamat dari kebiasaan ini. Sekilas memang terasa mengasyikkan, hingga jarang kita temui majelis-majelis yang bersi dari kegiatan gunjing- menggunjing alias ngerumpi.

Banyak dari kita menganggap remeh dan sepele masalah ini. Berawal dari anggapan itulah, syaitan dapat dengan mudah menyeret kita dalam maksiat. Syubhat-syubhat yang dihembuskannya, membuat kita merasa aman dari dosa, pada saat asyik membicarakan aib dan kekurangan saudara kita. Pepatah mengatakan, lidah tak bertulang tapi bisa lebih tajam dari sebilah pedang. Bagaimana tidak? Lidah yang tidak terjaga bisa menyulap perasaan cinta menjadi kebencian, persaudaraan menjadi dendam kesumat, mencerai-beraikan persatuan, dan melahirkan sikap saling bermusuhan. Lebih dari itu, lidah yang tidak terpelihara dapat menyeret pemiliknya ke dalam Jahannam pada hari kiamat kelak -wa’iyadzubillah.
Bila demikian besar bahaya perbuatan ghibah (ngerumpi) ini, lalu mengapa kaum muslimin masih sangat sering melakukannya? Bahkan, mereka yang telah berpredikat sebagai ‘orang ngaji’ sekalipun, ternyata tanpa mereka sadari sering tergelincir ke dalam perbuatan ini. Selain faktor lemahnya iman seseorang, bisa jadi hal itu terjadi karena mereka kurang memahami, hingga mereka menganggap sah-sah saja perbuatan ghibah yang dilakukan itu.

Mari kita lihat beberapa pengertian berikut 🙂

1. Ghibah

Dari Abu Huroiroh radliyallahu ‘anhu bahwsanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tahukah kalian apakah ghibah itu? Sahabat menjawab : Allah dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata : “Yaitu engkau menyebutkan sesuatu yang tidak disukai oleh saudaramu”, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya : Bagaimanakah pendapatmu jika itu memang benar ada padanya ? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Kalau memang sebenarnya begitu berarti engkau telah mengghibahinya, tetapi jika apa yang kau sebutkan tidak benar maka berarti engkau telah berdusta atasnya”. (Muslim no 2589, Abu Dawud no 4874, At-Tirmidzi no 1999 dan lain-lain)

  • larangan untuk menggibah orang lain:

Dan janganlah sebagian kalian mengghibahi sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kalian memakan daging bangkai saudaranya yang telah mati, pasti kalian membencinya. Maka bertaqwalah kalian kepada Allah, sungguh Allah Maha Menerima taubat dan Maha Pengasih. (Al Hujurat 12)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram, darahnya, hartanya, dan harga dirinya (HR Muslim IV/1986 no 2564)

  • hukuman bagi orang yang menggibah orang lain:

Ketika aku dinaikkan ke langit dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, aku melewati suatu kaum yang memiliki kuku-kuku dari tembaga yang mereka gunakan untuk mencakar-cakar wajah dan dada mereka. Akupun bertanya, “Wahai Jibril, siapakah mereka itu?” Dia menjawab, “Mereka adalah orang yang memakan daging manusia (menggunjing) dan mengusik kehormatan mereka (mencemarkan nama baiknya). (Hadits riwayat Abu Dawud dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Targhib.)

Sesungguhnya lisan merupakan organ tubuh yang sangat penting karena ialah yang menta’bir (mengungkapkan) apa yang terdapat dalam hati seseorang. Lisan tidak mengenal lelah dan tidak pernah bosan berucap, jika seseorang membiarkannya bergerak mengucapkan kebaikan maka ia akan memperoleh kebaikan yang banyak, adapun jika ia membiarkannya mengucapkan keburukan-keburukan maka ia akan ditimpa dengan bencana dan malapetaka, dan inilah yang lebih banyak terjadi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

أكْثَرُ خَطَايَا ابْنِ آدَمَ فِي لِسَانِهِ

Mayoritas dosa seorang anak Adam adalah pada lisannya(Hadits Shahih dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani (As-Shahihah no 534)

wa’iyadzubillah.

demikian Saudaraku yang bisa saya sampaikan, semoga tulisan ini, dapat menjadi peringatan bagiku dan bagimu. Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikkan wahai Saudara-Saudariku fillah..

untuk lebih jelasny dapat dilihat di link berikut :

http://www.firanda.com/index.php/artikel/7-adab-a-akhlaq/31-bahaya-menggunjing

Wassalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh..

aku tak memasang foto di facebook, bukan berarti aku sok cantik. August 5, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags:
add a comment

Bismillah..

Assalamu’alaykum warahamatullah wabarakatuh..

Dunia maya, sekarang ini hampir 75% masyarakat kita telah terlibat di dalamnya. Ada yang menggunbakannya sebagai sarana bisnis, atau sebagai sarana GJ2an saja. Tak terkecuali saya, yang memang saya akui sampai saat ini belum bisa pisah dari dunia maya dan jejaring sosial. Pasalnya, saat ini situs dunia maya, kadang-kadang disalah gunakan. Mengapa saya katakan demikian? karena, di dunia maya inilah kita dapat berbuat dosa yang tidak diketahui siapapun. Dan bukan berarti saya tidak terlepas daripadanya. naudzubillah.

Ketahuilah bahwa manusia diciptakan lemah: “Dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah.” (An-Nisa`: 28). Oleh karena itu kita sebagai ummat muslim, yang paham dan mengerti hendaknya menjaga diri kita dari pergaulan di dunia maya. Tulisan ini saya buat semata-mata sebagai sarana pengingat bagi diri saya sendiri dan teman-teman, khususnya akhwatfillah.

Menyoal bahayanya pergaulan di dunia maya, sekarang ini telah banyak kasus pelecehan dan penipuan terhadap wanita yang bermula dari pergaulan “tidak jelas” di situs jejaring sosial. Salah satunya terjadi pada seorang teman saya, beberapa hari yang lalu dia mengeluh dan menangis karena di facebook, ada orang tak bertanggung jawab yang membuat akun palsu atas nama dirinya, lengkap dengan foto teman saya itu di akun facebook palsunya. Dan akun palsu itu disalah gunakan, yakni digunakan untuk berhubungan dengan teman-teman lesbiannya. Naudzubillah. Maklumlah, memang teman saya ini cantik, dan dia sering memasang foto close upnya di facebook. Semoga masalah teman saya ini segera selesai. Aamiin.

Oleh karena itu, marilah yaa ukhtii.. kita menangkal dan mengantisispasi hal tersebut agar tidak terjadi kepada kita. Mulai dari tidak memasang foto kita, baik close up maupun tidak. Karena sesungguhnya engkau begitu cantik dan begitu indah. Mata lelaki mana yang menolak melihat paras cantikmu, yang dengan sengaja engkau umbar sendiri di profil facebookmu?

ya ukhtii.. engkau tak pernah tahu apa yang orang-orang lakukan di belakangmu, apa yang dia pikirkan tentangmu. Bisa jadi, foto-fotomu mereka ambil untuk di jadikan koleksi foto cewek-cewek cantik yang tertata rapi di dalam kamar lelaki hidung belang. Bisa jadi foto mu diambil dan di salah gunakan menjadi foto yang tak layak. Wahai ukhti, sudahkah engkau memikirkan ini sebelum engkau memutuskan untuk memasang fotomu di facebook??

yaa ukhti.. sungguh aku menulis ini sebagai peringatan untukku dan untukmu. Bukan berarti tak ada foto-fotoku yang berkeliaran di dunia maya karena kesalahanku. Dan sungguh aku tak ingin hal ini terjadi padamu. Karena sesungguhnya, hati itu lemah. Dia sering tak menentu dan berbolak-balik arah.

“Sesungguhnya hati semua manusia itu berada di antara dua jari dari sekian jari Allah Yang Maha Pemurah. Allah Subhanahhu wa Ta’ala akan memalingkan hati manusia menurut kehendak-Nya.” Setelah itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa; “Allahumma mushorrifal quluub shorrif  quluubanaa ‘ala tho’atik” [Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu!] (HR. Muslim no. 2654). An Nawawi membawakan hadits ini dalam bab, “Allah membolak-balikkan hati sekehendak-Nya.”

jangan sampai foto-foto cantikmu terdapat dalam album koleksi para lelaki hidung belang, jangan sampai paras cantikmu di foto profilmu, menyebabkan penyakit hati bagi para lelaki, biarlah paras cantikmu engkau saja yang tahu, simpanlah baik-baik, janganlah engkau mengumbarnya di situs-situs jejaring sosial lagi.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14).

“Ditetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, akan diperoleh hal itu, tidak bisa tidak. Kedua mata itu berzina dan zinanya dengan memandang (yang haram). Kedua telinga itu berzina dan zinanya dengan mendengarkan (yang haram). Lisan itu berzina dan zinanya dengan berbicara (yang diharamkan). Tangan itu berzina dan zinanya dengan memegang. Kaki itu berzina dan zinanya dengan melangkah (kepada apa yang diharamkan). Sementara hati itu berkeinginan dan berangan-angan, sedangkan kemaluanlah yang membenarkan semua itu atau mendustakannya.” (HR.Muslim)

mari kita saling mengingatkan dalam kebaikkan. Sungguh aku tak ingin merugi, begitu pula yang aku ingini padamu. Barakallahufiiki 🙂

wassalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh.

Dengar! August 4, 2011

Posted by nindtaa in chocolate.
Tags:
add a comment

aku tak percaya pada cinta..

yang kata mereka, rasanya membuat bahagia…

apa yang terlihat seolah hanya bunga-bunga..

aku tak percaya pada cinta..

karena buatku dia tiada..

aku tak percaya pada cinta…

tunggu!

dengar dulu aku bicara..

aku tak percaya pada cinta, yang hanya janji dan kata-kata hina semata..

tunggu!

dengar dulu aku bicara..

aku tak percaya pada cinta..

karena aku bukan segalanya..

karena aku bukan udara..

karena aku, hanya tak percaya cinta..

darimu saja.

04082011